Hahaha..rasanya menyenangkan. I get back my secret little world! memiliki teman dialog dalam pikiran begitu membebaskan. kita menjadi siapa yang kita mau, dan kita merdeka untuk bahkan tak menjadi siapa-siapa di sana. jika hanya ada aku dan kau, apakah itu egois? jika aku memonopolimu, dan kau memonopoliku, apakah ini akan mengganggu orang lain? jika ada yang kebetulan membaca tulisan ini, apakah aku mengajak mereka dalam dialog ini, atau aku tetap menganggapnya seolah tiada, tak ada siapa-siapa, kecuali lagi-lagi, mungkin kau-pun tak ada, karena yang ada sebenarnya hanya aku
You are Me, I am You, We are One, We are Love.Ok, maka tidak terlalu penting lagi menyoal apakah ini aku, apakah ini kau. sendiri atau bersamamu. Tapi bagaimana dengan orang lain? yang membaca tulisan ini? bagaimana aku harus memperlakukan mereka? apakah mereka orang lain ya?bahkan aku tidak tahu siapa mereka, kecuali satu dua teman yang mengatakan, " hey, update dong blog kamu, tambah lagi puisinya". atau mantan pacar yang berjanji akan membuatkan design blog yang lebih baik, dan tak pernah dia mulai sampai hari ini, atau seorang suami yang tinggal di sebuah negara yang dilanda konflik mengaku bahwa istrinya " penasaran" untuk tahu lebih banyak tentang nama yang meluncur dari bibir suaminya dengan mata berbinar.oh god... I miss you...and I don't care who you are. tapi keterlaluan sekali jika aku tidak tahu namamu. Engkau rela kupanggil siapa saja, selain namamu sendiri. jika engkau semesta, maka namamu seluas cakrawala. Engkau memanggilku kupu kupu, little butterfly. inilah namaku, menurutmu. tapi siapa namamu? engkau tersenyum ketika kupanggil " Bee," aku memanggillmu Kasih, dan bibirmu mengunci debaran binatang purbamu. its sundown..time to back home.......... Barakallah

1 comment:
in is out, out is in.
Post a Comment